Arsip

Archive for the ‘Motivasi’ Category

10 Kisah sukses yang berawal dari kegagalan

18 Desember 2011 Tinggalkan komentar

Sukses, siapa yang tidak mau sukses? Tapi apakah kita tau kadang kesuksesan dimulai dari sebuah kegagalan, berikut ini 10 Kisah sukses yang berawal dari kegagalan

  1. Adam Khoo.Dia adalah orang Singapura. Waktu kecil, ia adalah penggemar berat games dan TV. Sehari, ia bisa berjam-jam di depan TV. Baik main PS atau nonton TV.Adam Khoo pun dikenal sebagai anak bodoh. Ketika kelas 4 SD, ia dikeluarkan dari sekolah. Ia pun masuk ke SD terburuk di Singapura. Ketika akan masuk SMP, ia ditolak oleh 6 SMP terbaik di sana.Akhirnya ia bisa masuk ke SMP terburuk di Singapura. Begitu terpuruknya prestasi akademisnya, tapi lama kelamaan membaik justru karena cemoohan teman-temannya, hingga akhirnya memperoleh kesuksesan di dunia bisnis.Prestasi Adam di dunia bisnis ditandai pada saat Adam berusia 26 tahun. Ia telah memiliki 4 bisnis dengan total nilai omset per tahun US$ 20 juta. Kisah bisnis Adam dimulai ketika ia berusia 15 tahun. Ia berbisnis music box. Bisnis berikutnya adalah bisnis training dan seminar. Pada usia 22 tahun, Adam Khoo adalah trainer tingkat nasional di Singapura. Klien-kliennya adalah para manager dan top manager perusahaan-perusahaan di Singapura. Bayarannya mencapai US$ 10.000 per jam. Read more…
Categories: Motivasi Tag:

[Motivasi] Tidak lulus kuliah tapi bisa mendirikan Universitas,Berkah Konsep Sedekah (Kisah nyata Ustad Yusuf Mansyur)

18 Desember 2011 1 komentar

Saat di penjara itulah, Ustadz Yusuf menemukan hikmah tentang shodaqoh. Selepas dari penjara, Ustadz Yusuf berjualan es di terminal Kali Deres. Berkat keikhlasan sedekah pula, akhirnya bisnis Ustadz Yusuf berkembang. Tak lagi berjualan dengan termos, tapi memakai gerobak, Ia juga mulai punya anak buah.

Ustadz Yusuf Mansyur dikenal sebagai pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran Bulak Santri, Cipondoh, Tangerang dan pimpinan pengajian Wisata Hati. Ustadz kelahiran Jakarta, 19 Desember 1976 ini melalui perjalanan berliku sampai menjadi ustadz terkenal seperti sekarang.

Ustadz Yusuf lahir dari keluarga Betawi yang berkecukupan pasangan Abdurrahman Mimbar dan Humrif’ah dan sangat dimanja orang tuanya. Lulusan terbaik Madrasah Aliyah Negeri 1 Grogol, Jakarta Barat, tahun 1992 ini pernah kuliah di jurusan Informatika namun berhenti tengah jalan karena lebih suka balapan motor. Read more…

[Motivasi] Andik Vermansyah Berbekal Sepatu Rp25 Ribu, Kini Jadi Bintang

9 Desember 2011 2 komentar

ANDIK Vermansyah bertukar kaos dengan David Beckham.

Perjuangan Andik untuk menjadi pesepakbola profesional tidaklah mudah. Ambisi gelandang serang yang lahir di Jember 20 tahun silam untuk berkarir di sepakbola sempat mendapat tentangan dari orang tuanya, terutama dari ibundanya, Jumiyah. Bahkan Jumiyah kerap mencubit Andik jika terlalu asyik dengan sepakbola di masa kecil.

KOSTUM nomor 23 dan bertuliskan ‘Beckham’ yang dikenakannya sedikit kebesaran. Namun, Andik Vermansyah tetap terlihat sumringah mengenakannya sambil menimang-nimang bola di atas jalanan yang belum beraspal.

Tiga hari setelah laga Timnas Indonesia Selection melawan Los Angeles Galaxy di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Andik membuktikan pernyataannya. Ya, setelah berhasil bertukar kostum dengan ikon sepakbola dunia, David Beckham, hingga kini kostum mantan pemain Real Madrid dan Manchester United itu belum dicucinya.

Read more…

Categories: Motivasi, Sport Tag:

Anak 12 Tahun Lebihi Kejeniusan Einstein

1 Desember 2011 1 komentar
Jacob Barnett

Jacob Barnett

Dengan IQ setinggi itu Jacob sudah melebihi IQ Albert Einstein yang sebesar 160

Hampir rata-rata orang akan menyebut Albert Einstein sebagai orang paling jenius sedunia. Namun anggapan itu mungkin akan berubah karena sekarang ada anak berusia 12 tahun yang memiliki IQ lebih tinggi dari Einstein, yaitu Jacob Barnett, yang memiliki IQ 170. Einstein, sang penemu teori relativitas, memiliki IQ 160.
Memang ada anak yang disebut-sebut memiliki IQ lebih tinggi dari itu mulai yang ber-IQ 180 hingga lebih dari 190. Namun Jacob Barnett berbeda. Dalam usianya yang masih remaja tanggung ini, Barnett bahkan sudah siap memecahkan teori relativitas Einstein.

Autis

Kedua orangtua Barnett pada awalnya khawatir karena sifat anaknya yang berbeda. Ia pendiam, tak pernah bicara, tak berani menatap mata lawan bicaranya. Setelah memeriksakan anaknya ke dokter, akhirnya diketahui kalau Barnett mengalami sindrom Aspergers, bentuk ringan dari autis. “Saya khawatir dia tak bisa mengatakan ‘I love you’ pada kami sebagai orangtuanya,” ujar Kristine Barnett, sang ibu.
Read more…

Air ini hanya khusus untuk insinyur

29 November 2011 3 komentar
Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi apakabar dunia.com

Ini sebuah kisah nyata inspiratif, memiliki cara berpikir positif atas segala hal sehingga menghasilkan “buah” yang manis di kemudian hari.

Di sebuah perusahaan pertambangan minyak di Arab Saudi, di akhir tahun40-an….

Seorang pegawai rendahan, remaja lokal asli Saudi, kehausan dan bergegas mencari air untuk menyiram tenggorokannya kering. Ia begitu gembira ketika melihat air dingin yang tampak didepannya dan bersegera mengisi air dingin ke dalam gelas.

Belum sempat ia minum, tangannya terhenti oleh sebuah hardikan: “Hei, kamu tidak boleh minum air ini. Kamu cuma pekerja rendahan. Air ini hanya khusus untuk insinyur” Suara itu berasal dari mulut seorang insinyur Amerika yang bekerja di perusahaan tersebut.
Read more…

Neneng Sukses di Saudi Dengan Omset Rp 1,7 M

26 Juli 2011 1 komentar
Restoran Mr. Sate

klik gambar untuk memperbesar

Jakarta, (26/7)- Banyak kisah pilu menimpa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di perantauan saat mengadu nasib di negeri orang. Tetapi lain halnya dengan Hj Neneng Marwaty Darojat, ibu empat anak asal Bandung Jawa Barat ini berhasil meraih omset ratusan ribu riyal dari usahanya di Arab Saudi.

Berbekal naluri berbisnis yang dia miliki sekaligus dukungan sang suami, perempuan asal Priangan ini mencoba mendalami bisnis kuliner dengan membuka Rumah Makan khas “Indonesia” di negeri Arab. “Tentu selain mencari keuntungan, pendirian Rumah Makan dengan nama Restoran Mr. Sate yang juga melayani catering ini untuk lebih mengenalkan masakan asli Indonesia di sini (Arab Saudi-red),” ujar Neneng.
Read more…

Apa sih yang membuat mereka sukses?

16 Juli 2011 1 komentar

Taukah Anda bahwa orang dibalik sukses bisnis kerajaan makanan seperti McDonalds, Kentucky Fried Chicken, Wendy’s, Starbucks Coffee pernah mengalami hidup susah selama berpuluh-puluh tahun sebelum mereka sukses? Ray Kroc pendiri Mc Donalds tidak pernah tamat SMA dan menjadi supir ambulans pada perang dunia kedua. Dave Thomas, pendiri Wendy’s adalah seorang anak adopsi yang tidak pernah mengenal orang tua kandungnya, bekerja di sebuah restaurant barbecue sajak usia 12 tahun. Tom Monaghan pendiri Domino Pizza kehilangan ayahnya pada usia 4 tahun dan menghabiskan masa kecilnya dipanti asuhan. Sekarang mereka semua adalah pemilik kerajaan bisnis makanan yang bernilai ratusan juta dolar. Menarik sekali untuk menelusuri kisah hidup mereka dan belajar dari bagaimana mereka membangun bisnis dari nol menjadi raksasa. Apa sih yang membuat mereka sukses?

1. Kerja Keras

Luck is a dividend of sweat. The more you sweat, the luckier you get.

Ray Kroc – Pendiri McDonalds, mengatakan bahwa keberuntungan adalah bunga dari kerja keras. Semakin keras kerja Anda, semakin beruntung Anda. Tom Monaghan – Pendiri Domino Pizza, sejak kecil adalah seorang pekerja keras.Pekerjaan pertamanya adalah loper koran. Dan selama 13 tahun awal karirnya sebagai seorang pebisnis, dia bekerja 100 jam per minggu, 7 hari seminggu dan hanya berlibur satu kali yaitu saat berbulan madu dengan istrinya, itupun hanya 6 hari. Mendiang Dave Thomas – Pendiri Wendy’s, pun terkenal sebagai seorang workhaholic, memulai pekerjaan pertamanya sebagai waiter pada usia 12 tahun dan pada usia 35 tahun menjadi multijutawan.

Kerja keras adalah hal pertama yang bisa kita pelajari dari para pebisnis makanan dunia.

Read more…

Tips Sukses dari 8 Miliuner Muda

7 Juli 2011 3 komentar

Menjadi miliuner bisa dicapai dalam usia muda. Masa sih? Yup, hal ini setidaknya dibuktikan oleh 10 miliuner muda berikut ini. Siapa saja mereka? Bagaimana tips-tipsnya sehingga mereka sukses?

Berikut adalah jawabannya.

1. Mark Zuckerberg
Di tahun 2007, ketika berusia 23 tahun, pria ini mengembangkan sebuah sistem yang kini sangat terkenal, Facebook. Dalam sekejap, ia menjadi salah satu miliuner paling kenamaan. Belum lagi namanya makin melambung setelah kisah suksesnya diabadikan dalam film “Social Network”. Pria ini memandang bahwa anak-anak muda itu kreatif dan memiliki kecerdasan. Ia punya harapan tinggi terhadap anak-anak muda.

Read more…

Kisah Pencipta Speaker Unggulan (Bose)

6 Mei 2011 6 komentar

Amar Bose GopalMasa kecil Amar Bose Gopal tidaklah indah. Sebagai anak keturunan India di Amerika Serikat, dia banyak mendapat sentimen rasial. Tapi, segala perlakuan itu diterima Amar dengan sabar. Ia kemudian malah asyik dengan hobinya mengutak-atik alat elektronik. Di usia 13 tahun, Amar bisa memperbaiki semua peralatan elektronik terutama radio. Dengan keahlian itu, ia membuka usaha perbaikan radio. Puluhan tahun sesudahnya, ia menjadi raja audio merek Bose.

Amar Bose Gopal adalah mantan dosen Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang memiliki kekayaan 1 miliar dollar AS. Dengan hartanya itu, tahun ini Majalah Forbes kembali menempatkannya dalam daftar 500 orang terkaya di dunia urutan ke 359. Dua tahun berturut-turut, 2009-2010, dia terdepak dari daftar itu.

Read more…

Langkah-langkah untuk meraih sukses

10 Maret 2011 4 komentar

Sukses bermula dari mental. Anda bisa saja miskin namun jika Anda yakin bahwa Anda bisa sukses, maka itulah yang akan Anda raih. Demikian juga sebaliknya, jika seseorang terlahir kaya, namun tidak memiliki mental sukses, maka kelak ia pun bisa jatuh melarat.
Kunci menuju puncak sukses

Kunci menuju puncak sukses

  1. Tak peduli apa pun yang menjadi profesi kerja Anda sekarang, apakah karyawan rendahan atau bos sekalipun, Anda bisa meraih sukses dengan mengembangkan 50 kebiasaan sukses ini. Namun, ingat juga bahwa ukuran kesuksesan bukanlah uang, melainkan mental puas itu sendiri. Read more…

Ide Kecil Yang Bikin Kaya

16 Februari 2011 2 komentar

Ide-ide kecil tak selalu menggambarkan pendapatan kecil. Ide kecil juga bisa berarti big money. Tergantung bagaimana menggarapnya. Sejumlah ide kecil bahkan menjadi penemuan besar karena produk sepele itu menjadi barang yang amat bermanfaat di masa sekarang.

Berikut ini adalah sejumlah orang yang sukses mengembangkan ide kecil menjadi sesuatu yang luar biasa. Sebagian mengantarnya menjadi pengusaha dengan penghasilan luar biasa, sebagian lain memperoleh kedudukan bergengsi dan tercantum namanya di dalam deretan penemu-penemu hebat dunia.

1.Bette Graham – Mistake Out

Idenya menutupi salah ketik dengan cairan putih yang cepat beku. Adalah Bette Graham yang punya ide itu. Sekitar tahun 1951, Ms Graham menjadi sekretaris eksekutif yang sering mengetik dokumen penting. Agar tak usah mengulang mengetik dokumen setiap kali ada salah ketik, ia menggunakan cat putih yang ia ramu sendiri. Ternyata cat putih plus kuas kecil yang dinamakannya Mistake Out itu disukai teman-temannya juga. Akhirnya ia mendirikan pabrik Mistake Out.
Pada tahun 1972, omset usahanya sudah lima juta botol Mistake Out setiap tahunnya. Ketika ia meninggal tahun 1980, kekayaannya mencapai 47,5 juta dolar AS. Siapa sangka ide kecil itu bisa membuatnya kaya. Read more…

Houtman Zainal Arifin,pedagang asongan yang menjadi Vice presiden Citibank (Kisah nyata)

1 November 2010 6 komentar

Sungguh sebuah karunia yang luar bias, jika saya bisa bertemu dengan seorang yang memiliki pribadi dan kisah menakjubkan. Dialah Houtman Zainal Arifin, seorang pedagang asongan, anak jalanan, Office Boy yang kemudian menjadi Vice President Citibank di Indonesia. Sebuah jabatan Nomor 1 di Indonesia karena Presiden Direktur Citibank sendiri berada di USA.

Sekitar tahun 60an Houtman memulai karirnya sebagai perantau, berangkat dari desa ke jalanan Ibukota. Merantau dari kampung dengan penuh impian dan harapan, Houtman remaja berangkat ke Jakarta. Di Jakarta ternyata Houtman harus menerima kenyataan bahwa kehidupan ibukota ternyata sangat keras dan tidak mudah. Tidak ada pilihan bagi seorang lulusan SMA di Jakarta, pekerjaan tidak mudah diperoleh. Houtman pun memilih bertahan hidup dengan profesi sebagai pedagang asongan, dari jalan raya ke kolong jembatan kemudian ke lampu merah menjajakan dagangannya.

Tetapi kondisi seperti ini tidak membuat Houtman kehilangan cita-cita dan impian. Suatu ketika Houtman beristirahat di sebuah kolong jembatan, dia memperhatikan kendaran-kendaraan mewah yang berseliweran di jalan Jakarta. Para penumpang mobil tersebut berpakaian rapih, keren dan berdasi. Houtman remaja pun ingin seperti mereka, mengendarai kendaraan berpendingin, berpakaian necis dan tentu saja memiliki uang yang banyak. Saat itu juga Houtman menggantungkan cita-citanya setinggi langit, sebuah cita-cita dan tekad diazamkan dalam hatinya.
Read more…

Orang-orang sukses yang putus sekolah(‘Motivasi’)

14 Maret 2010 5 komentar

Motivasi buat kamu yang putus sekolah “SEMANGAT GAN”

Baca dulu semua gan biar semangat “mereka rata-rata drop out sekolah loh.!”

Princess Diana

Almarhum Diana Spencer, Princess of Wales, Barat Heath Girls ‘School dimana ia dianggap sebagai akademis siswa di bawah rata-rata, setelah gagal semua tingkat O-ujian (ujian yang diberikan kepada 16 mahasiswa tahun di Inggris untuk menentukan tingkat pendidikan mereka). Pada usia 16, ia meninggalkan West Heath dan sekolah di Swiss sebelum keluar dari sana juga. Diana penyanyi amatir yang berbakat dan dilaporkan ingin sekali menjadi penari balet. Diana pergi untuk bekerja sebagai asisten paruh waktu di Inggris di, penitipan anak dan taman kanak-kanak. Berlawanan dengan klaim, dia bukan guru taman kanak-kanak, karena dia tidak punya kualifikasi pendidikan untuk mengajar. Pada tahun 1981, pada umur 19, Diana bertunangan dengan Pangeran Charles dan hari kerja sudah berakhir.

Thomas Edison

Thomas Edison mungkin yang paling terkenal dan produktif penemu sepanjang masa, dengan lebih dari 1.000 paten dalam nama-Nya, termasuk bola lampu listrik, fonograf, dan film kamera. Ia menjadi multijutawan buatan sendiri dan memenangkan Medali Emas Kongres. Edison mendapat terlambat sekolahnya, dan, sebagai akibatnya, pikirannya sering berkeliaran, membuat salah seorang guru untuk memanggil dia “kacau.” Ia drop out setelah hanya tiga bulan pendidikan formal. Untungnya, ibunya pernah menjadi guru sekolah di Kanada.

Benjamin Franklin

Benjamin Franklin mengenakan banyak topi: politikus, diplomat, penulis, printer, penerbit, ilmuwan, penemu, pendiri, dan rekan penulis dan cosigner Deklarasi Kemerdekaan. Satu hal yang ia tidak adalah lulusan sekolah tinggi. Franklin adalah anak kelima belas dan putra bungsu dalam keluarga 20. Dia menghabiskan dua tahun di Sekolah Latin Boston sebelum keluar pada usia sepuluh tahun dan bekerja untuk ayahnya.

Bill Gates

Bill Gates adalah salah satu pendiri raksasa perangkat lunak Microsoft dan telah menempati ranking teratas orang terkaya di dunia untuk beberapa tahun. Gates drop out dari Harvard di tahun pertama setelah membaca artikel tentang komputer mikro Altair dalam majalah Popular Electronics. Dia dan temannya Paul Allen terbentuk Micro Soft (kemudian berubah ke Microsoft) untuk menulis perangkat lunak untuk Altair.

Albert Einstein

Meskipun ia bernama majalah Time’s “Man of the Century,” Albert Einstein tidak menjadi “Einstein” di sekolah. Para pemenang Hadiah Nobel fisika, terkenal karena teori relativitas dan kontribusi kepada teori kuantum dan mekanika statistik, putus sekolah tinggi pada usia 15. Memutuskan untuk melanjutkan pendidikan setahun kemudian, Einstein mengambil ujian masuk ke bergengsi Federal Swiss Institute of Technology, tapi gagal. Ia kembali ke sekolah tinggi, mendapatkan ijazah, dan kemudian lulus ujian masuk universitas pada usaha kedua.

John D. Rockefeller

Dua bulan sebelum lulus SMA, sejarah dicatat pertama miliarder, John D. Rockefeller, Sr, putus untuk mengambil kursus di Folsom bisnis Mercantile College. Ia mendirikan Standard Oil Company pada tahun 1870, membuat miliaran sebelum perusahaan ini dibubarkan oleh pemerintah karena monopoli, dan menghabiskan 40 tahun terakhir memberikan diri karena kekayaannya, terutama untuk alasan-alasan yang berkaitan dengan kesehatan dan pendidikan. Ironisnya, angka putus sekolah tinggi ini membantu jutaan mendapatkan pendidikan yang baik.

baca selanjutnya…

Sukses tanpa Kuliah

23 Februari 2010 5 komentar

Banyak orang di Negeri ini yang mengejar Ijazah S1, demi mendapatkan berbagai kemudahan dalam hidup, seperti mendapat pekerjaan, kenaikan pangkat, gengsi di hadapan calon mertua, dan laen sebagainya. Tapi, anggapan seperti itu adalah anggapan yang terlalu sempit. Klo tujuan kita adalah “Kesuksesan”, maka Ijazah S1, bukanlah syarat utama, melainkan hanya syarat pendukung, yang jika diurutkan berdasarkan Prioritas, bisa berada di nomor urut ke-sekian. Atau bahkan mungkin bagi sebagian orang, tidak masuk prioritas sama sekali.

Mau Bukti, silahkan liat beberapa contoh berikut:

Bill gates

Pengguna Internet mana yang gak kenal orang satu ini?Bos dari raksasa perusahaan Software terbesar di dunia, Microsoft, pemilik merek OSWindows dan salah satu orang terkaya di Jagat. Orang ini berhasil mengubah cara orang dalam memandang Komputer, dan menjadi salah satu Pioner dalam perkembangan Teknologi Komputer khususnya software saat ini. Well,Gates memang pernah kuliah di Harvard, sampai ia akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Kuliah karena ingin fokus pada “Minat”-nya yaitu dalam pengembangan Software.

Biografinya:
Bill Gates dilahirkan di Seattle, Washington dari William Henry Gates, Sr., seorang pengacara, dan Mary Maxwell, pegawai First Interstate Bank, Pacific Northwest Bell, dan anggota Tingkat Nasional United Way. Gates belajar di Lakeside School, sekolah elit yang paling unggul di Seattle, dan meneruskan berkuliah di Universitas Harvard, tetapi di-drop out.

William Henry Gates III lahir pada tahun 1955, anak kedua dari tiga bersaudara dalam keadaan sosialnya terkemuka di Seattle, Washington. Ayahnya seorang pengacara dengan perusahaan yang punya banyak koneksi di kota, dan ibunya seorang guru, yang aktif dalam kegiatan amal. Bill seorang anak yang cerdas, tetapi dia terlalu penuh semangat dan cenderung sering mendapatkan kesulitan di sekolah. Ketika dia berumur tiga belas tahun, orang tuanya memutuskan untuk membuat perubahan dan mengirimnya ke Lakeside School, sebuah sekolah dasar yang bergengsi khusus bagi anak laki-laki.

Di Lakeside itulah pada tahun 1968 Gates untuk pertama kalinya diperkenalkan dengan dunia komputer, dalam bentuk mesin teletype yang dihubungkan dengan telepon ke sebuah komputer pembagian waktu. Mesin ini, yang disebut ASR-33, keadaannya masih pasaran. Pada intinya ini sebuah mesin ketik yang selanjutnya siswa bisa memasukkan perintah yang dikirimkan kepada komputer; jawaban kembali diketikkan ke gulungan kertas pada teletype. Proses ini merepotkan, tetapi mengubah kehidupan Gates. Dia dengan cepat menguasai BASIC, bahasa pemrograman komputer, dan bersama dengan para hacker yang belajar sendiri di Lakeside, dia melewatkan waktu berjam-jam menulis program, melakukan permainan, dan secara umum mempelajari banyak hal tentang komputer. “Dia adalah seorang ‘nerd’ (eksentrik),” sebagaimana salah seorang guru memberikan Gates julukan itu.

Sekitar tahun 1975 ketika Gates bersama Paul Allen sewaktu masih sekolah bersama-sama menyiapkan program software pertama untuk mikro komputer. Seperti cerita di Popular Electronics mengenai “era komputer di rumah-rumah” dan mereka berdua yakin software adalah masa depan. Inilah awal Microsoft.

Semasa ia belajar di Harvard, ia dan Paul Allen menulis perangkat lunak Altair BASIC untuk Altair 8800 dalam dasawarsa 1970. Altair merupakan komputer pribadi pertama yang sukses. Diberi inspirasi oleh BASIC, sebuah bahasa komputer yang mudah dipelajari dan ditulis di kolese Dartmouth untuk mengajar, versi Gates dan Allen kemudian menjadi Microsoft BASIC, bahasa komputer terjemahan yang utama untuk sistem operasi komputer MS-DOS, yang menjadi kunci pada kesuksesan Microsoft. Microsoft Basic pada nantinya dijadikan Microsoft QuickBasic. Versi Microsoft QuickBasic yang dijual tanpa kompiler QuickBasic dikenal sebagai QBasic. QuickBasic juga dijadikan Visual Basic, yang masih popular hingga masa sekarang.

baca selanjutnya…

Categories: Motivasi Tag: